Mitos vs Fakta: Marmer Butuh Perawatan Ekstra Dibanding Granit?

dinding marmer putih

Exclusive Ceramic – Marmer dan granit adalah dua jenis batu alam yang sering digunakan untuk lantai, meja dapur, dan dekorasi rumah. Keduanya memiliki daya tarik estetika yang unik, tetapi ada anggapan bahwa marmer membutuhkan perawatan ekstra dibanding granit. Apakah ini mitos atau fakta? Mari kita bahas lebih dalam!


Karakteristik Marmer dan Granit

Sebelum masuk ke perbandingan perawatan, kita perlu memahami karakteristik dasar dari kedua material ini.

Marmer: Terbuat dari batuan metamorf yang berasal dari batu kapur. Memiliki pola unik dengan tampilan yang mewah dan elegan. Namun, marmer lebih berpori, sehingga lebih rentan terhadap noda dan goresan.

Granit: Terbentuk dari magma yang mendingin di dalam bumi, menjadikannya batuan beku yang sangat kuat. Granit lebih tahan terhadap noda, goresan, dan panas dibanding marmer.

Dari perbedaan ini, muncul anggapan bahwa marmer membutuhkan perawatan ekstra. Apakah benar demikian?


Fakta: Marmer Memang Butuh Perawatan Lebih

Jika dibandingkan dengan granit, memang benar bahwa marmer membutuhkan perawatan yang lebih teliti. Berikut beberapa alasan mengapa marmer lebih rentan:

  • Marmer Lebih Mudah Menyerap Noda

Karena sifatnya yang lebih berpori, marmer bisa dengan mudah menyerap cairan seperti kopi, anggur, atau jus. Jika dibiarkan terlalu lama, noda ini bisa sulit dihilangkan. Untuk mencegahnya, marmer perlu dilapisi dengan sealant secara berkala dan dibersihkan segera setelah terkena tumpahan.

  • Rentan Terhadap Asam

Marmer bereaksi dengan zat asam seperti cuka, lemon, dan bahan pembersih berbasis asam. Reaksi ini bisa menyebabkan etching (bekas kusam atau perubahan warna). Granit, di sisi lain, lebih tahan terhadap bahan asam.

  • Lebih Mudah Tergores

Meskipun terlihat kuat, marmer sebenarnya lebih lunak dibanding granit. Goresan dari pisau, peralatan dapur, atau benda tajam lainnya bisa lebih mudah muncul pada permukaan marmer. Oleh karena itu, penggunaan tatakan atau alas sangat dianjurkan.


Cara Perawatan Marmer

Meskipun butuh perhatian ekstra, bukan berarti perawatan marmer itu sulit atau merepotkan. Berikut adalah beberapa cara sederhana untuk menjaga keindahan marmer tetap awet:

  • Gunakan lap lembut dan pembersih khusus marmer untuk membersihkan permukaannya.
  • Segera lap tumpahan cairan untuk mencegah noda terserap.
  • Hindari penggunaan bahan kimia keras atau berbasis asam.
  • Gunakan sealant secara rutin (biasanya setiap 6–12 bulan) untuk melindungi permukaan marmer.
  • Gunakan tatakan gelas dan alas panci untuk menghindari kontak langsung dengan cairan atau benda panas.

Jika perawatan ini dilakukan dengan benar, marmer bisa tetap terlihat mewah dan elegan selama bertahun-tahun.


Jadi, apakah benar marmer membutuhkan perawatan ekstra dibanding granit? Benar, marmer memang lebih rentan terhadap noda, goresan, dan bahan asam. Namun, dengan perawatan yang tepat, keindahannya tetap bisa bertahan lama.

Jika kamu ingin material yang lebih kuat dan tahan lama dengan perawatan minimal, granit bisa menjadi pilihan yang lebih praktis. Namun, jika kamu mengutamakan estetika dan tidak keberatan dengan sedikit usaha ekstra dalam perawatan, marmer tetap menjadi pilihan yang sangat elegan dan berkelas.

Apakah kamu tim marmer atau tim granit? Bagikan pendapat kamu di kolom komentar!




Penulis: Nova Seviana

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these