Kenapa Keramik 10×10 Bisa Retak? Penyebab dan Solusinya

Kenapa Keramik 10x10 Bisa Retak? Penyebab dan Solusinya

Keramik baru terpasang, tetapi sudut-sudutnya mulai terangkat dan muncul retakan halus. Kenapa keramik 10×10 retak padahal ukurannya kecil dan terlihat kuat? Jawabannya hampir selalu ada pada bagian yang tidak terlihat, yaitu perekat, lantai dasar, dan nat. Kenali pemicunya agar Anda bisa memperbaiki dengan tepat. Dengan begitu, kerusakan tidak menjalar ke keramik lain.

Keramik 10×10 punya banyak garis nat, jadi kualitas nat ikut menentukan daya tahan lantai. Artikel ini menjawab kenapa keramik 10×10 retak dan lepas, lalu menunjukkan solusinya langkah demi langkah.

Kenapa Keramik 10×10 Retak? Ini Faktor Pemicunya

Kenapa Keramik 10x10 Retak? Ini Faktor Pemicunya
Kenapa Keramik 10×10 Retak? Ini Faktor Pemicunya

Alasan kenapa keramik 10×10 retak jarang bersumber dari satu hal saja. Periksa tujuh faktor berikut untuk menemukan sumber masalah di rumah Anda.

1. Lantai Dasar Tidak Rata atau Belum Kering

Lantai dasar yang bergelombang membuat keramik menerima tekanan tidak merata. Saat Anda menginjaknya, bagian yang menggantung mudah retak. Lantai beton baru juga masih menyusut, sehingga bisa mendorong adukan dan keramik. Pastikan beton kering sempurna sebelum pemasangan. Periksa juga kerataannya dengan waterpass.

2. Perekat Tidak Sesuai atau Takarannya Keliru

Perekat terlalu tipis menghasilkan daya rekat lemah. Sedangkan perekat yang terlalu tebal membuat permukaan tidak rata dan menyusut saat kering. Kenapa keramik 10×10 retak di kamar mandi? Perekat yang tidak cocok untuk area basah sering menjadi biang masalah.

3. Rongga Udara di Bawah Keramik

Adukan yang tidak menutup seluruh bagian belakang keramik meninggalkan rongga. Rongga membuat keramik bertumpu pada titik tertentu saja. Beban kecil pun bisa memicu retak pada bagian yang menggantung. Ketuk keramik dengan gagang obeng, dan suara hampa menandakan rongga. Itulah salah satu alasan kenapa keramik 10×10 retak meski perekatnya bagus.

4. Suhu Panas dan Sinar Matahari

Keramik dan adukan memuai saat panas, lalu menyusut saat dingin. Gerakan berulang ini melemahkan perekat, terutama di teras dan area yang terkena matahari langsung. Kenapa keramik 10×10 retak lebih cepat di teras? Perbedaan suhu di area terbuka jauh lebih besar.

5. Nat Retak atau Tidak Rapat

Keramik 10×10 punya banyak garis nat, sehingga jalur masuk air juga banyak. Nat yang retak membiarkan air meresap dan melemahkan adukan di bawahnya. Akibatnya, keramik lepas dan sudutnya terangkat. Karena itu, perhatikan nat sejak awal sebagai pelindung lapisan perekat.

6. Beban Berat dan Benturan

Lemari besar atau mesin cuci menekan keramik pada titik yang sempit. Benda keras atau runcing yang jatuh juga bisa meretakkan permukaan. Keramik yang berongga di bawahnya jauh lebih rentan terhadap tekanan ini. Beri alas pada kaki perabot berat.

7. Tanah atau Lantai Bawah Bergerak

Genangan air bisa merembes lewat nat dan menurunkan permukaan tanah di bawah lantai. Tanah yang turun membuat adukan dan keramik kehilangan penopang. Retakan akibat penurunan tanah biasanya memanjang dan meluas. Kondisi ini perlu pemeriksaan ahli, bukan sekadar tambal keramik.

Solusi Memperbaiki Keramik 10×10 Retak atau Lepas

Solusi Memperbaiki Keramik 10x10 Retak atau Lepas
Solusi Memperbaiki Keramik 10×10 Retak atau Lepas

Perbaikan yang tepat bergantung pada sumber masalah. Ikuti tujuh langkah berikut agar kerusakan tidak berulang.

1. Periksa Seluruh Lantai dengan Ketukan

Cari tahu kenapa keramik 10×10 retak dengan mengetuk seluruh area lantai memakai gagang obeng. Suara hampa menandakan rongga di bawah keramik. Tandai semua keramik yang berbunyi hampa, retak, atau terangkat. Pemeriksaan luas mencegah Anda melewatkan keramik yang akan rusak berikutnya.

2. Bongkar Keramik yang Terdampak

Lepaskan keramik retak dengan pahat kecil dan palu secara perlahan. Lindungi keramik di sekitarnya agar tidak ikut rusak. Jangan hanya merekatkan ulang, karena penyebab masalah masih ada di bawahnya. Bersihkan sisa adukan lama sampai bersih.

3. Perbaiki dan Keringkan Lantai Dasar

Ratakan lantai dasar yang bergelombang atau berlubang. Tunggu hingga adukan baru benar-benar kering sebelum memasang keramik. Jika lantai terasa lembap, cari sumber rembesan air lebih dulu. Dasar yang kering dan stabil menahan keramik jauh lebih lama.

4. Pasang Ulang dengan Perekat yang Tepat

Pilih perekat yang cocok untuk lokasi, apalagi area basah atau teras. Oleskan perekat tipis di belakang keramik, lalu ratakan di lantai dengan sendok bergerigi. Tekan keramik dan ketuk dengan palu karet agar udara keluar. Takaran yang pas lebih kuat daripada adukan tebal.

5. Isi Nat Rapat dan Beri Ruang Muai

Sisakan jarak nat sekitar 2 sampai 3 milimeter agar keramik bisa memuai. Isi nat sampai padat, lalu bersihkan sisanya sebelum mengeras. Beri celah kecil di tepi dinding dan tutup dengan sealant elastis. Nat yang rapat dan elastis menahan air sekaligus meredam gerakan.

6. Lindungi Lantai dari Beban dan Air

Pasang alas karet atau kayu di bawah kaki perabot berat. Segera keringkan genangan air di teras dan kamar mandi. Perbaiki nat yang retak sebelum air masuk ke bawah. Bersihkan nat secara rutin dengan sikat lembut. Perawatan kecil ini menghemat biaya perbaikan besar.

7. Panggil Ahli bila Retak Meluas

Retakan panjang yang meluas ke banyak keramik bisa menandakan masalah struktur. Lantai yang turun atau miring juga butuh pemeriksaan tukang berpengalaman atau konsultan. Jangan menunda, karena pecahan keramik bisa melukai kaki. Minta penjelasan tertulis tentang penyebab dan rencana perbaikannya. Tindakan cepat melindungi keluarga dan menekan biaya.

Tertarik menggunakan keramik 10×10 untuk rumah anda? Exclusive keramik menyediakan keramik 10×10 yang bisa digunakan untuk kebutuhan lantai maupun dinding berkualitas. Bisa digunakan untuk lantai kamar mandi, dinding, hiasan, maupun backsplash dapur. Ayo segera beli di exclusive keramik 10×10 sekarang juga melalui tombol whatsapp di bawah ini!

Baca Juga: Cara Memilih Warna Nat Keramik 10×10 agar Tampilan Makin Estetik

Kesimpulan

Kenapa keramik 10×10 retak? Penyebabnya mencakup lantai dasar, perekat, rongga udara, suhu, nat, beban, dan pergerakan tanah. Periksa dengan ketukan, bongkar keramik yang bermasalah, lalu pasang ulang dengan perekat dan nat yang tepat. Selain itu, jaga lantai dari air dan beban berat. Hubungi ahli jika kerusakan terus meluas.

About the Author

You may also like these