Cara Membersihkan Nat Keramik 10×10 Berjamur dan Kusam

Cara Membersihkan Nat Keramik 10x10 Berjamur dan Kusam

Apakah garis nat di lantai atau dinding Anda tampak hitam, kusam, dan berjamur? Jika iya, Anda perlu mengetahui cara membersihkan nat keramik 10×10 yang tepat. Sebab, keramik berukuran kecil memiliki banyak garis nat sehingga noda lebih cepat terlihat. Selain itu, cara membersihkan nat keramik 10×10 yang keliru justru bisa merusak permukaannya. Bahkan, nat yang kotor membuat kamar mandi tampak tidak terawat meski keramiknya masih bagus. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas penyebab nat berjamur, sekaligus panduan pembersihannya langkah demi langkah.

Penyebab Nat Keramik 10×10 Berjamur dan Kusam

Penyebab Nat Keramik 10x10 Berjamur dan Kusam
Penyebab Nat Keramik 10×10 Berjamur dan Kusam

Sebelum membersihkan, sebaiknya Anda memahami dulu penyebab nat cepat kotor. Dengan begitu, cara membersihkan nat keramik 10×10 yang Anda pilih bisa lebih tepat sasaran.

1. Garis Nat Sangat Banyak

Setiap 1 meter persegi keramik 10×10 memiliki sekitar 20 meter garis nat. Akibatnya, area tempat kotoran dan lembap menumpuk jauh lebih luas. Karena itu, nat pada keramik kecil lebih cepat terlihat kusam. Selain itu, jamur punya lebih banyak tempat untuk berkembang.

2. Nat Berpori dan Mudah Menyerap

Nat terbuat dari campuran semen, pasir, dan air. Sifatnya berpori sehingga mudah menyerap air dan kotoran. Berbeda dengan permukaan keramik yang licin, nat membutuhkan cara pembersihan khusus. Dengan begitu, sikat halus dan bahan yang tepat sangat berperan.

3. Kelembapan Tinggi dan Sirkulasi Buruk

Kamar mandi dan dapur sering lembap karena air dan uap. Jika udara tidak mengalir, jamur tumbuh subur pada nat. Selain itu, ruangan tanpa ventilasi menahan lembap lebih lama. Sebagai contoh, kamar mandi tanpa jendela paling rentan mengalami masalah ini.

4. Sisa Sabun dan Kotoran Menumpuk

Busa sabun, minyak, dan debu mengendap pada celah nat. Lama-kelamaan, endapan ini berubah menjadi lapisan kusam yang menempel kuat. Selain itu, kerak sabun membuat warna nat tampak keruh. Oleh sebab itu, pembersihan rutin sangat membantu.

5. Pembersih yang Kurang Tepat

Penggunaan cuka terlalu sering bisa merusak lapisan pelindung dan membuat permukaan kusam. Sebaliknya, menyiram air saja tidak mengangkat jamur sampai ke pori nat. Karena itu, pilih bahan sesuai tingkat noda. Sebagai gantinya, mulai dari bahan ringan sebelum beralih ke bahan yang lebih kuat.

6. Nat Tanpa Lapisan Pelindung

Nat yang tidak memakai sealer menyerap cairan lebih cepat. Meski begitu, banyak rumah belum memakainya. Dengan perlindungan tambahan, noda lebih sulit meresap. Karena itu, pertimbangkan sealer setelah nat bersih dan kering.

Panduan Cara Membersihkan Nat Keramik 10×10

Panduan Cara Membersihkan Nat Keramik 10x10 
Panduan Cara Membersihkan Nat Keramik 10×10

Setelah mengetahui penyebabnya, kini saatnya Anda mempraktikkan pembersihan. Berikut panduan cara membersihkan nat keramik 10×10 dari yang paling ringan hingga yang paling kuat.

1. Siapkan Alat dan Perlindungan Diri

Siapkan sikat gigi bekas, spons, kain lembap, dan sarung tangan. Selain itu, buka jendela atau nyalakan kipas agar udara mengalir. Dengan persiapan ini, Anda bekerja lebih aman dan nyaman. Sikat gigi bekas juga pas untuk celah sempit pada keramik kecil.

2. Mulai dari Sabun Cuci Piring dan Air Hangat

Untuk noda ringan, campur sabun cuci piring dengan air hangat. Sikat nat perlahan, lalu bilas dengan air bersih. Karena sederhana, cara ini cocok untuk perawatan rutin. Selain itu, cara ini relatif aman dan mudah Anda ulangi setiap minggu. Sikat berbulu lembut menjaga permukaan keramik tetap mulus.

3. Gunakan Pasta Baking Soda dan Cuka

Campur baking soda dengan sedikit air hingga menjadi pasta, lalu oleskan pada nat. Selanjutnya, semprotkan cuka putih, tunggu 5 sampai 10 menit hingga berbusa, lalu sikat. Cara membersihkan nat keramik 10×10 dengan pasta ini terbilang populer dan efektif. Namun, jangan sering memakai cuka dan hindari pada batu alam.

4. Pakai Hidrogen Peroksida untuk Jamur

Semprotkan hidrogen peroksida 3 persen pada bagian yang berjamur. Tunggu 10 sampai 15 menit, lalu sikat dan bilas dengan air. Selain itu, bentuk pasta lebih mudah menempel pada nat daripada cairan. Hidrogen peroksida termasuk pemutih oksigen yang umumnya lebih lembut ketimbang pemutih biasa. Uji dulu pada area kecil untuk memastikan warna nat tidak berubah.

5. Gunakan Pemutih sebagai Pilihan Terakhir

Pakai pemutih hanya jika noda masih membandel setelah cara lain. Oleskan sedikit dengan sikat gigi bekas, lalu gosok perlahan. Gunakan sarung tangan dan pastikan ruangan berventilasi baik karena baunya menyengat. Perhatikan juga keselamatan Anda. Jangan mencampur pemutih dengan cuka atau pembersih lain karena menghasilkan gas berbahaya.

6. Bilas dan Keringkan Sampai Tuntas

Bilas seluruh area dengan air bersih agar sisa pembersih tidak tertinggal. Setelah itu, keringkan dengan kain atau wiper karet. Air sisa di celah nat mengundang jamur datang lagi. Lap bagian sudut dengan teliti karena air sering tertahan di sana. Dengan begitu, jamur tidak cepat tumbuh kembali.

7. Cegah dengan Perawatan Rutin

Bersihkan nat satu sampai dua kali seminggu agar kotoran tidak menumpuk. Langkah ini terdengar sepele, tetapi efeknya sangat besar bagi nat. Selain itu, keringkan keramik setelah mandi dan jaga ventilasi. Anda juga bisa melapisi nat dengan sealer untuk perlindungan tambahan. Pada akhirnya, cara membersihkan nat keramik 10×10 yang paling mudah adalah pencegahan.

Tertarik menggunakan keramik 10×10 untuk rumah anda? Ayo segera beli di exclusive keramik 10×10 sekarang juga melalui tombol whatsapp di bawah ini!

 

Baca Juga: 7 Kombinasi Keramik 10×10 Warna Pastel yang Menenangkan

Kesimpulan

Pada akhirnya, cara membersihkan nat keramik 10×10 bergantung pada tingkat noda dan jenis permukaannya. Mulailah dari bahan paling ringan, lalu naikkan secara bertahap jika perlu. Selain itu, ventilasi dan pengeringan rutin menjaga nat tetap bersih lebih lama. Terakhir, jangan menunggu nat menghitam sebelum Anda bertindak. Dengan begitu, lantai dan dinding Anda kembali tampil segar dan sehat.

About the Author

You may also like these